Print

PEMANFAATAN SUMBER ENERGI ALTERNATIF SECARA BIJAK DAN MEMBUMI

in proyek
17. 10. 02
posted by: Tandu Ramba
Hits: 487

Serapan energi terbesar di Indonesia adalah gas dan minyak bumi. Gas telah menjadi energi yang paling banyak digunakan di rumah tanggarumah tangga di pedesaan maupun di perkotaan.

Terkhusus di pedesaan, seiring minimnya kayu bakar dan perlindungan kawasan hutan serta kebijakan pemerintah untuk melakukan konversi minyak tanah ke gas, ketergantungan pada gas semakin tinggi. Pertumbuhan penduduk ikut meningkatkan jumlah pemakaian gas. Belum lagi industri yang membutuhkan minyak bumi.

Pemerintah pernah menyebarluaskan iklan layanan masyarakat agar melakukan penghematan energi. Namun penghematan bukan salah satu jalan terbaik karena kebutuhan masyarakat semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk.

Secara riil dan sederhana, masyarakat bisa menggunakan sumber energi alternatif di lingkungan sekitarnya, seperti sampah, kotoran hewan, air sungai, sampai batubara dan tanaman penghasil energi seperti tanaman jarak. Bahkan, sinar matahari yang murah tak terbeli pun dapat menjadi sumber energi menjadi solar sel.

UUD 1945 Pasal 33 menyebutkan bahwa “bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesarbesarnya kemakmuran rakyat”. Ditambah UU No.30/2007 tentang Energi menyebutkan bahwa “kebijakan energi nasional adalah kebijakan pengelolaan energi yang berdasarkan prinsip berkeadilan, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan guna terciptanya kemandirian dan ketahanan energi nasional”.

Mandat konstitusi sudah jelas bahwa negara berkewajiban melakukan eksplorasi sumber daya alam sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat, namun di sisi lain masyarakat dapat mengelola secara mandiri sumber-sumber energi lainnya berdasarkan prinsip adil, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

kopi.jpg

0
0
0
s2smodern
powered by social2s